Pages

Kamis, 14 April 2011

Wii Motionplus

Wii motion plus adalah penhontrol permainan ideo game untuk wii (nintendo) yang memungkinkan semua gerak pemain diterjemahkan dalam sebuah layar monitor. Menurut Nitendo, dengan suplemen sensor accelerometer dan sensor bar, kemampuan wii remote plus memungkinkan semua gerak pemain video game secara real time mirip dengan yang ditampilkan dilayar monitor.
Wiii Motionplus dikembangkan Nitendo bersama perusahaanpermainan AiLive peranti ini menggabungkan teknologi sensor giroskop sumbu tunggal yang dapat membentuk gerak rotasi. Informasi laju sudut yang gerakan yang lebih kompleks dibandingkan dengan produk Wii Remote sebelummya.
Sensor – sensor yang ditanamkan dalam wii Motion plus memiliki tingkat presisi gerakan pemain game dengan akurasi lebih tepat dari pada produk wii remote sebelum. Sensor yang digunakan adalah invensense IDG-600.sensor ini dirancang oleh spesifikasi Nintendo dengan rentang dinamis yag tinggi, memiliki shock mekanik toleransi tinggi, tahan panas, dan mempunyai resentensi kelembapan dan ukuran fisik yang kecil.

Media Jejaring Sosial Rasa Indonesia


            Yuk gabung dimedia jejaring sosial buatan anak-anak muda negeri sendiri. Enggak kalah keren dan bikin koneksi lancar.  Suka mengeluh karena server yang kalian gunakan berjalan lambat? Ternyata selain menambah kapasitas, solusi yang ditawarkan yaitu mempergunakan layanan lokal! Masa sich? Ya ternyata berpengaruh lo.
            Sebenarnya layanan-layanan lokal tersebut membawa beberapa keuntungan, bandwidht misalnya. Kecepatan internet negara kita ini tergolong sanagat lambat jika dibandingkan dengan negara tetangga singapura dan australia. Banyak pengguna lokal lebih memilih facebook, sedangkan kalau dilihat-lihat fiturnya sendiri tidak jauh berbeda.
            Keberadaan media sosial lokal dapat menghemat bandwidth negara karena tersedia diserver lokal . karena itu, yang lebih menguntungkan sebenarnya helloicu.com, situs jejaring sosial pertama di indonesia yang menggunakan Avatar. Situs ini dibuat oleh lima mahasiswa indonesia, yaitu dionisius Aldo, vania sutanto, yoan natalia, dan rizky muhammad yang sama-sama kuliah disekolah bisnis prasetya mulya
            Dalam 24 jam mereka berhasil mengumpulkan 900 user, dan dalam jam ke-25 mereka berhasil 1000 user lebih. Ini diluar dugaan. Yang lebih megagetkan lagi dalam jangka waktu jam tidur indonesia, pukul 02.00-06.00 terjadi peningkatan sebanyak 100 user. Situs ini sudah dapat diakses dari Amerika Serika, jerman, singapura dan kanada. Mungkin saja situs ini bisa jadi jajaran situs jejaring sosial top dunia.
            Masih ada lagi loh,,,media jejaring sosial seperti helloicu.com kita bisa rasakan bagaimana  media jejaring sosial milik indonesia seperti ;
-          saling siapa.com
-          otofriends.com
-          Fupei.com
-          Adandu.com

Sabtu, 09 April 2011

Gaya Sehat Kontrol Kolesterol


            Mencegah lebih baik dari pada mengobati demikian kata pepatah lama. Penyakit dari pada di biarkan berkembang hingga kronis, lebih baik di cegah selagi bisa.hal itu dapat dilakukan dengan berbagai cara, ternasuk dengan mengatur asupan makanan dan rajin berolahraga.
            Namun mempertahankan gaya hidup sehat sering kali penuh tantangan dan godaan. Kesibukan kerja, banyak makan makanan berlemak dan minum, dan minum olahraga dapat mempengaruhi kondisi kesehatan jangka panjang. Salah satu dampak negatif gaya hidup tidak sehat adalah membuat kadar kolesterol dalam darah melonjak drastis.
             Koesterol adalah suatu zat lemak yang di produksi hati dan beredar didalam darah. Tubuh manusia memerlukan kolesterol untuk menghasilkan empat zat. Pertama adalah hormon seks, yang mengendalikan perkembangan dan fungsi organ seksual kedua adalah hormon korteks adrenal, yang berfungsi membantu penyerapan kalsium dalam tubuh.
            Ketiga adalah Vitamin D yang berperan meningkatkan penyerapan kalsiu, mneral yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang. Keempat adalah empedu, yang bertugas membantu usus menyerap lemak. Terdapat dua jenis kolestrol yang di produksi tubuh, yaitu low-density lipoprotein (LDL) dan high-density lopoprotein (HDL). Menurut laurance s sperling,md, direktur penjegah penyakit jantung di Emory university school of medicine, Atlanta, Amerika serikat, L dalam LDL dan HDL dikalangan masyarakat umum, yang menyebutkan :
Kiat Kendalikan Kadar Kolesterol

Tingginya kadar kolestrol dapat di tanggulangi dengan enjalani gaya hidup yang sehat dan seimbang. Berikut adalah tips-tips menjalani diet rendah berkolesterol yang jika diimbngi dengan olahraga dan istirihat yang teratur dan cukup, dapat mengendalikan kadar kolesterol.
  • Berhenti Merokok
Terhentinya konsumsi rokok dapat membantu meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah.
  • Kendalkan Berat Badan
Obesitas dapat mengakibatkan meningkatnya kolesterol LDl dan menurunkan Kolesterol HDL, terutama jika Kelebihan berat berada didaerah perut.
  • Hindari atau kurangi asupan kolesterol
kolesterol dapat ditemukan pada sumber protein hewani seperti daging. Kuning telur,dan makanan laut ( kecuali iklan). Jika ingin makan daging sisihkan lemak atau kulitnya.
  • Batasi Konsumsi minuman beralkohol
Minum lebih dari dua gelas minuman beralkohol sehari dapat menimbulkan berbagai resiko masalah kesehatan, termasuk gagal jantung.
  • kurangi asam lemak trans
lemak trans, umumnya ada dalam gorengan dan biskuit, dapat mengurangi HDL dan mendongkrak LDL
  • tingkatkan konsumsi serat
gandum, buah-buahan, sayuran, dan polong-polongan mampu membantu pengurangan  kolesterol LDL dan meningkatkan Hdl kolesterol konsumsilah serat minimal dua kali sehari.
  • Tingkatkan konsumsi asam lemak omega-3
Asam lemak omega -3 dalam ikan seperti salmon, tuna, makrel, dan cod mampu mendongkrak kadar HdL

Kamis, 07 April 2011

TRANSFORMASI INDUSTRI

Transformasi Industri Telekomunikasi

Masyarakat Indonesia sudah jenuh dengan tawaran produk dari industri telekomunikasi yang itu-itu saja. Hampir semua provider menghadirkan layanan yang serupa, mulai dari voice, sms, layanan data, i-ring dan lainnya. Padahal masyarakat membutuhkan layanan lain yang lebih inovatif.
Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno, mengungkapkan, industri telekomunikasi, khususnya Information and communication technologies (ICT) di Indonesia telah berubah. Semua akan mentransformasikan diri untuk melayani seefektif mungkin mencari solusi, mencari pelanggan baru yang berbasis broadband dan data internet. “Telekomunikasi tanpa bisa mentranformasikan ke arah broadband base services, maka dia akan menghadapi keadaan yang tidak aman untuk bertahan,” jelasnya dalam acara peluncuran Business Connect di Jakarta pekan lalu.
Salah satu kesempatan industri telekomunikasi untuk mengembangkan inovasinya adalah melalui penyediaan multiple sim card. Itu karena, menurutnya, akan memberi kesempatan lebih besar dan memberi optimisme kepada industri telekomunkasi untuk memasuki babak baru, yaitu babak pelayanan broadband base service (BBS). Pada era BBS ini segmentasi pasar tidak lagi menjadi
mass market, namun akan fokus pada spesific market. Karena Indonesia tidak seperti Singapura yang hanya satu pulau, maka komunitas dan segmentasinya jauh lebih luas. “Kita harus mengetahui betul apa spesifik tuntutan, spesifik permintaan di suatu daerah dan spesifik di komunitas,” tuturnya. Kalau telekomunikasi gagal mentransformasikan dirinya ke sana, lanjutnya, industri itu akan rapuh.
Menurut Sarwoto pada capital market (pasar modal) yang
ditutup tahun lalu Indonesia termasuk yang sangat memiliki harapan di bursa efek. “Pasar modal bertumbuh 46 persen, tapi telekomunikasi bahkan diam di tempat,” ungkapnya. Oleh karena itu, imbuhnya, Telkomsel sebagai provider terbesar dan memim pin mobile provider di Indonesia, mulai di bulan Januari ini mempunyai
inisiatif yang berhubungan dengan bisnis baru. “Kali ini kami menghadirkan suatu servis baru berupa aplikasi yang kita tujukan spesifik kepada segmen enterprise (perusahaan) yakni layanan Business Connect,” ujarnya.

Business Connect (BC) adalah solusi konektivitas bisnis berbasis web untuk mengoperasikan email, instant messaging, kalendar, office operation tools, dan document sharing secara lebih produktif. Ini adalah suatu aplikasi yang memanfaatkan Google Application (Google Apps) sebagai solusi bisnis bagi pelanggan
korporat yang didukung jaringan mobile broadband terluas dan berkualitas Telkomsel.
Solus BC menyediakan kapasitas penyimpanan email 50 kali lebih besar dibanding inbox biasa, penyaringan spam terintegrasi, translasi ke lebih dari 40 bahasa, pencarian, dan layanan instant messaging dalam bentuk voice dan video chat terintegrasi. Fitur menarik lainnya adalah document sharing memungkinkan pengguna di lokasi berbeda melihat dan mengedit berbagai jenis file bersamaan. Fitur ini menyediakan interoperabilitas beragam format file, seperti dokumen, presentasi, formulir, maupun spreadsheet  dengan kolaborasi real time dan control akses dalam dan luar domain. “Business Connect menyediakan solusi yang terintegrasi untuk menunjang aktivitas bisnis pelanggan korporat secara mobile.
Kami berharap pelanggan korporat mampu memaksimalkan beragam aplikasi layanan berkelas dunia dalam Google Apps untuk mengoptimalkan performasi perusahaannya secara lebih efektif

dan efisien,” 

Revolusi Jasa

Penasihat Ekonomi Bank Dunia untuk Asia Selatan, editor buku "The Service Revolution in South Asia" CINA dan India sedang berlomba dalam bidang ekonomi. Namun, cara yang mereka tempuh amatlah berbeda. Cina unggul sebagai pengekspor produk manufaktur, sedangkan India meraih reputasi global dengan mengekspor layanan jasa modern. Bisa dikatakan, India sudah melampaui sektor manufaktur, lepas landas dari agrikultur ke bidang jasa.
Perbedaan pola pertumbuhan kedua negara itu sangat mencolok dan menimbulkan pertanyaan di mata negara-negara berkembang. Bisakah jasa menjadi sedinamis manufaktur? Bisakah negara yang mengembangkannya belakangan mendapatkan keuntungan dari globalisasi sektor jasa? Bisakah jasa menjadi pendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan?
Sejumlah fakta cukup berharga untuk dikaji. Sektor jasa di India, yang menyumbangkan perkembangan negara itu, relatif lebih besar dibandingkan dengan di Cina. Meskipun termasuk wilayah yang rendah pendapatan perkapitanya, India dan negara-negara Asia Selatan lainnya telah mengadopsi pola pertumbuhan negara-negara dengan pendapatan perkapita menengah ke atas. Pola pertumbuhan negara-negara terse-but lebih mirip dengan Irlandia dan bahkan Israel, dibandingkan dengan Cina dan Malaysia.
Pola pertumbuhan India sangat menakjubkan karena seakan bertentangan dengan "hukum" pembangunan yang kaku yang sudah dianut selama sekitar dua ratus tahun, sejak bermula nya revolusi industri. Menurut "hukum" ini - yang sekarang menjadi kebijakan konvensional- industrialisasi adalah satu-satunya jalur untuk memacu pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara berkembang.
Sebagai akibat globalisasi, cepatnya tingkat perkembangan bisa sangat dahsyat. Namun, potensi pertumbuhan yang begitu eksplosif biasanya hanya terlihat di sektor manufaktur. Namun, bukan ini persoalannya. Ada bukti bahwa negara-negara dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi di sektor jasa cenderung memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara keseluruhan; sebaliknya, negara-negara yang tingkat pertumbuhannya tinggi memiliki tingkat pertumbuhan jasa yang juga tinggi.
Yang pasti, hubungan kausalitas-nya masih belum jelas. Namun, ada pula hubungan positif -yang diterima di negara-negara berkembang- antara tingkat pertumbuhan manu-faktur dan tingkat pertumbuhan secara keseluruhan. Namun, yang kerap terabaikan adalah efek dari tingkat pertumbuhan jasa terhadap agregat pertumbuhan ekonomi terlihat lebih kuat, dibandingkan dengan pengaruh pertumbuhan manufaktur terhadap pertumbuhan secara keseluruhan.
Apalagi, ada kecenderungan dari waktu ke waktu, peran sektor jasa yang lebih tinggi dalam perekonomian menunjukkan pertumbuhan jasa yang lebih tinggi tidak lantas menyebabkan turunnya biaya. Dengan kata lain, ongkos jasa tidak turun seiring dengan meningkatnya suplai jasa.
Porsi jasa di India begitu besar dan pertumbuhan sektor jasanya jauh lebih cepat dibandingkan dengan Cina. Meskipun Cina jauh lebih kaya dan tumbuh lebih cepat dari waktu ke waktu. Hal itu menunjukkan bahwa sektor jasa tidak sekadar merespons permintaan dajam negeri (yang pasti lebih tinggi permintaannya di Cina), tetapi juga berpeluang untuk ekspor.
Pengalaman pertumbuhan di India menunjukkan bahwa revolusi jasa global -jasa yang membuat tingkat pertumbuhan yang cepat dan kemiskinan berkurang- adalah hal yang mungkin. Di India, sektor jasa tidak hanya mendorong pertumbuh-an ekonomi secara keseluruhan, tetapi juga ditandai dengan produktivitas tenaga kerja yang tinggi dibandingkan dengan di sektor industri. Malahan, tingkat pertumbuhan produktivitas di sektor jasa India sepadan dengan pertumbuhan produktivitas di sektor manufaktur Cina, dengan begitu dapat mengurangi kemiskinan dengan kenaikan upah.
Pertumbuhan yang didorong jasa bisa berkelanjutan karena globalisasi jasa yang mencapai lebih dari tujuh puluh persen output global, masih dalam tahap awal perkembangannya. Lebih dari itu, pandangan lama bahwa jasa tidak bisa ditranspor-tasi, tidak bisa diperdagangkan, tidak lagi berlaku untuk penyelenggara jasa nonpersonal modem, yang bisa diproduksi dan diekspor dengan biaya rendah. Negara-negara berkembang bisa mempertahankan tingkat pertumbuhan yang didorong jasa, dengan memberikan perhatian yang besar untuk itu.
Pengalaman India menawarkan harapan bagi negara-negara berkembang lainnya. Proses globalisasi di akhir abad 20 mendorong ke arah perbedaan pendapatan per kapita yang tajam antara negara-negara industri yang masuk ke pasar global dan sekitar enam puluh negara-negara berkembang yang pendapatanper kapitanya stagnan selama sekitar dua puluh tahun. Tampaknya, negara-negara berkembang itu harus menunggu giliran mereka untuk membangun sampai negara-negara industri raksasa seperti Cina menjadi kaya dan sektor manufaktur yang padat modal menjadi tidak kompetitif lagi.
Globalisasi jasa, bagaimanapun, memberikan peluang alternatif untuk negara-negara berkembang untuk menemukan ceruk pasar, di luar manufaktur, tempat mereka bisa mengembangkan spesialisasi dan mencapai tingkat pertumbuhan yang eksplosif seperti negara industri. Ketika jasa sudah diproduksi dan diperdagangkan di seantero dunia seperti globalisasi, kemungkinan setiap negara mengembangkan keunggulan komparatif mereka bisa meningkat. Keunggulan komparatif itu bisa dengan mudah ditemukan pada sektor jasa seperti halnya manufaktur dan pertanian.
Yang dijanjikan revolusi jasa adalah negara-negara tidak perlu menunggu untuk sampai ke tingkat pertumbuhan ekonomi yang cepat. Ada jalan baru yang terbentang.

Modernisasi Pertanian

 Samin (Saminisme) disebarkan oleh Samin Surosentiko (1859-1914).Ajaran
saminisme adalah sebuah konsep penolakan terhadap budaya kolonial Belanda dan penolakanterhadap kapitalisme yang muncul pada masa penjajahan Belanda abad ke-19 di Indonesia.Sebagai gerakan yang cukup besar Saminisme tumbuh sebagai perjuangan melawankesewenangan Belanda yang merampas tanah-tanah dan digunakan untuk perluasan hutan jati.
            Masyarakat Samin tersebar pertama kali di daerah Klopoduwur,Blora,Jawa Tengah. Samin berkembang di dua desa hutan kawasan Randublatung,Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur.Gerakan ini lantas dengan cepat menjalar ke desa-desa lainnya,mulai dari pantai utara Jawa sampai ke seputar hutan di Pegunungan Kendeng Utara dan Kendeng Selatan,atau disekitar perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur menurut peta sekarang.Menurut data yang lain, orang Samin tinggal menyebar di daerah Bojonegoro,Tuban,Blora,Rembang,Grobogan,Pati,dan Kudus.Mereka berdomisili tidak menggerombol, melainkan terpencar-pencar misalnya,tiap desa terdapat 5-6 keluarga, tetapi solidaritas sosialnya menyatu.Duatempat penting dalam keberadaaan masyarakat Samin sekarang adalah Desa Klopodhuwur diBlora dan Desa Tapelan di Kecamatan Ngraho,Bojonegoro yang memiliki jumlah terbanyak pengikut Samin.
            Masyarakat Samin memiliki tiga unsur gerakan saminisme,yaitu :gerakan yang mirip organisasi proletariat kuno yang menentang sistem feodalisme dan kolonial dengan kekuatan agraris terselubung,gerakan yang bersifat utopis tanpa perlawanan fisik yang mencolok,dan gerakan berdiam diri (dengan cara tidak membayar pajak,tidak menyumbangkan tenaganya untuk negeri,menjegal peraturan agraria dan pengejawantahan diri sendiri sebagai dewa suci).

Pokok ajaran Samin adalah sebagai berikut: 
>> Agama adalah senjata atau pegangan hidup.Paham Samin tidak membeda-bedakan
agama, oleh karena itu orang Samin tidak pernah mengingkari atau membenci agama.
Yang terpenting adalah tabiat dalam hidupnya.
>> Jangan mengganggu orang,jangan bertengkar,jangan suka iri hati dan jangan suka mengambil milik orang. 
>> Bersikap sabar dan jangan sombong. 

             hidup harus memahami kehidupannya sebab hidup adalah sama dengan roh dan hanya satu dibawa abadi selamanya.Menurut orang Samin,roh orang yang meninggal tidaklah meninggal,namun hanya menanggalkan pakaiannya.Bila berbicara harus bisa menjaga mulut,jujur dan saling menghormati.Berdagang bagi orang Samin dilarang karena dalam perdagangan ada unsur ketidakjujuran,serta tidak boleh menerima sumbangan dalam bentuk uang.

            Orang Samin memiliki rasa religi yang kuat sehingga sering kali membuat para
pendatang (tamu) merasa risih dan malu karena mereka sangat jujur,serta pemurah terhadap para tamu,Misalnya :seluruh makanan yang mereka simpan disajikan kepada tamunya dan tidak pernah memikirkan berapa harganya. Dalam pergaulan sehari-hari, baik dengan keluarganya,sesama pengikut ajaran,maupun dengan orang lain yang bukan pengikut Samin,orang Samin selalu beranjak pada ajaran turun- temurun dari pendahulunya,yaitu ono niro mergo ningsun,ono ningsun mergo niro (adanya saya karena kamu, adanya kamu karena saya).
            Ucapan itu menunjukkan bahwa orang Samin sesungguhnya memiliki solidaritas yang tinggi dan sangat menghargai eksistensi manusia sebagai makhluk individu sekaligus sebagai makhluk sosial.Karena itu,orang Samin tidak mau menyakiti orang lain,tidak mau petil jumput (tidak mau mengambil barang orang lain yang bukan haknya),tetapi juga tidak mau dimalingi(haknya dicuri).Intinya,semua yang berawal baik,maka akan berakhir baik pula.
            Pandangan masyarakat Samin terhadap lingkungan sangat positif.Mereka memanfaatkan alam (misalnya mengambil kayu)secukupnya saja dan tidak pernah mengeksploitasi.Hal ini sesuai dengan pikiran masyarakat Samin yang cukup sederhana,tidak berlebihan,dan apa adanya.Tanah bagi mereka ibarat ibu sendiri,artinya tanah memberi penghidupan kepada mereka.Sebagai petani tradisional maka tanah mereka perlakukan sebaik-baiknya.Dalam pengolahan lahan(tumbuhan apa yang akan ditanam) mereka hanya berdasarkan musim saja yaitu penghujan dan kemarau.

            Pandangannya terhadap ekologi dan ekosistem tersebut dapat dijumpai pada ucapan mereka,yaitu : banyu podo ngombe,lemah podo duwe,godong podo gawe(air sama-sama diminum,tanah sama-sama punya, daun sama-sama dimanfaatkan). 
Ajaran inti masyarakat Samin adalah apa yang disebut mereka dengan agama Adam,
yaitu suatu agama yang terbentuk secara alamiah yang menekankan ajaran pada pemujaan
tertinggi kepada bumi dan penilaian tertinggi kepada peran para petani kepada masyarakat.

PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN MASA DEPAN

Pembangunan Ekonomi Masa Depan Aceh

Aceh memiliki potensi sumber daya alam yang sangat kaya. Sumber-sumber tersebut tidak hanya dalam bentuk migas tetapi juga nonmigas, seperti sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Supaya potensi tersebut dapat memberi kesejahteraan seluruh rakyat, maka pengelolaan (manajemen) dan produk regulasi mesti memihak pada keberlangsungan kehidupan rakyat. Di sektor pertanian, misalnya, Aceh memiliki lahan yang sangat luas dan subur, seperti kawasan pantai timur dan kawasan pegunungan (Aceh bagian tengah). Di sektor perikanan, sepanjang pantai timur dan barat, bahkan sektor ini sangat memungkinkan untuk pengembangan perikanan air tawar.
Selain pertanian dan perikanan, sementara sektor pariwisata juga sangat menjanjikan, memiliki beberapa pulau seperti pulau Simeulu, Pulau banyak, Pulau Aceh dan Pulau Sabang. Selain kepulauan, kawasan daratan juga memiliki lokasi pariwisata yang cukup bagus seperti di Aceh jaya, Aceh Besar dan Aceh Tengah. Bukan hanya keindahan alam semata tetapi masih banyak situs-situs peninggalan sejarah lainnya.Upaya pemerintah Aceh menguatkan ekonomi masyarakat melalui program Aceh Green dan Moratorium Logging perlu kita apresiasikan. Masyarakat perlu mengambil inisiatif-inisiatif untuk menerjemahkan program tersebut secara konkrit dan bisadiimplementasikan dipedesaan maupun perkotaan.
Pengelolaan Potensi Ekonomi
          Mengelola potensi-potensi yang digambarkan di atas, Pemerintah Aceh memiliki peran utama, khususnya sistem manajemen birokrasi, rumusan program, pengelolaan anggaran, dan produksi regulasi, dan lain-lain. Pemerintah harus membuka kesempatan bagi partisipasi masyarakat dalam menjalankan sistem pemerintahannya. Oleh karena itu, pengelolaan potensi alam tidak hanya dimonopoli oleh Pemerintah semata, tetapi masyarakat pun mampu memberikan pelayanan bagi siapapun yang membutuhkannya. Kecuali, hal-hal yang menjadi tanggung jawabnya pemerintah dan tidak mungkin bisa dilakukan oleh non-state. Secara konkrit, pengembangan ekonomi dapat didorong pada sektor pertanian, prioritas tanaman yang masa tanam/produksi jangka pendek, seperti palawija dengan jenis yang berbeda. Palawija ini menjadi prioritas karena siklus masa tanam dan produksi serta kebutuhan konsumen tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga masyarakat secara cepat dapat mengikuti siklus modal, masa tanam dan panen (hasil).
Selanjutnya masyarakat dapat mempersiapkan untuk tanaman jangka menengah, seperti  perkebunan buah, kopi, coklat, dan lain sebagainya. Hasil produksi jangka pendek dan menengah, selanjutnya menjadi dukungan bagi pengembangan usaha jangka panjang seperti sawit, karet, pohon jati, dan sebagainya.           Kemudian paska produksi bisa dikembangkan sistem pengolahan hasil produksi (agribisnis dan teknologi), di mana keberadaan industri pengolahan produksi pertanian dapat menjaga kestabilan harga, dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Selanjutnya mengelola potensi hutan. Potensi kawasan pinggir hutan, memiliki jenis tanaman yang menguntungkan masyarakat seperti pohon aren (bak jok), rotan, bambu dan pohon-pohon yang bisa digunakan untuk berbagai jenis perabotan. Selain itu, hutan juga mampu memproduksi O2 (oksigen) yang merupakan produk yang bisa menyeimbangi karbondioksida yang banyak diproduksi oleh Negara-negara industri.

Sektor perikanan, ada dua potensi besar yang bisa dikelola, antara lain: potensi laut dan potensi perikanan air tawar. Potensi laut seperti penangkapan ikan secara teratur, dimana pekerjaan ini bisa mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat nelayan. Kemudian dengan penghasilan mereka tersebut bisa mendukung pengembangan usaha lainnya seperti pengelolaan tambak, penanaman terumbu karang, dan rumput laut. Sedangkan perikanan air tawar bisa mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar di sungai-sungai dan payau-payau yang ada dikawasan pegunungan. Jenis ikan pun bisa bervariasi, seperti ikan mas, lele, gabus, gurami, dan sebagainya.
          Produksi perikanan ini, selanjutnya dapat diolah menjadi berbagai produksi ikan kaleng, ikan kering dan bahkan dapat diolah secara langsung melalui restoran-restoran seafood di Aceh dan Internasional. Apalagi BRR telah menggagas untu membangun satu pelabuhan “Port of Samudera” di kawasan Lampulo. Pelabuhan ini dapat menajdi pintu utama ekspor dan impor ikan dari Aceh ke masyarakat Internasional.
Modalitas Pengembangan Ekonomi
          Setelah empat tahun berlangsungnya rekonstruksi dan perdamaian (2005–2008), maka sudah tersedia fasilitas sarana dan pra-sarana yang sudah dibangun. Fasilitas tersebut dapat mendukung dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh, khususnya pengembangan sektor pertanian, perikanan dan pariwisata. Fasilitas infrastruktur tersebut antara lain Bandar udara, pelabuhan kapal, pelabuhan samudera, jalan dan jembatan di pantai barat dan timur serta tengah, pasar, pusat kerajinan, gudang, dan sebagainya. Pemerintah Aceh sangat berperan untuk membuat regulasi dan aturan-aturan hukum dalam mengelola berbagai fasilitas dan infrastruktur yang sudah tersedia, sehingga fasilitas tersebut dapat menambah Pendapatan Asli Daerah, di mana pendapatan tersebut dapat dialokasikan untuk biaya perawatan dan pengembangan lebih lanjut.           Secara kapasitas pun, masyarakat Aceh sudah mendapatkan berbagai pengetahuan dan pemahaman dalam melakukan produksi dan mengolah hasil produksi, karena selama rekonstruksi banyak institusi yang berkonsentrasi untuk pengembangan kapasitas masyarakat. Oleh karena itu, secara kapasitas dan pengetahuan masyarakat Aceh sudah mulai masuk ke sistem birokrasi modern, tinggal lagi kesiapan aparatur pemerintah sendiri. Kondisi ini memberikan dampak positif terhadap bangkitnya masyarakat Aceh dalam merespon perkembangan kebutuhan global. Tinggal lagi intervensi dari Pemerintah Aceh terhadap potensi yang sudah kita miliki, sehingga perkembangan masyarakat selalu dapat disinergikan dan dikembangkan menuju kesejahteraan rakyat Aceh.           Secara periodesasi dan momentum, maka tahun 2009 merupakan langkah maju perekonomian Aceh, oleh karena itu kita harus mempersiapkan agenda-agenda pembangunan untuk mengelola infrastruktur ekonomi dan pengembangan kapasitas kelompok masyarakat dalam mengolah berbagai produksi pertanian dalam bentuk produk palawija, perkebunan, dan perikanan. Tahun 2010, langkah penting yang sudah harus dimulai adalah memperkuat struktur sosial ekonomi masyarakat Aceh dalam memberikan pelayanan berbisnis dan berkompetisi secara sehat dengan para pendatang. Tanpa budaya kompetisi terasa sulit membangkitkan transformasi bisnis dan dagang Aceh di tingkat global. Tahun ini juga Pemerintah Aceh sudah harus mulai menjaga, memperkuat dan mengembangkan berbagai potensi jaringan dan pasar untuk di isi dengan produksi masyarakat Aceh, baik produksi mentah maupun hasil pengolahannya. Selain itu, fungsi hutan dalam melindungi dunia juga bisa dikembangkan ke arah pembangunan global.
          Tahun 2011 dengan kesiapan sosial ekonomi masyarakat, didukung oleh kebijakan politik dan aturan yang sehat maka masyarakat Aceh mampu menerima berbagai kompetitor bisnis dari luar. Para investor pun terjamin oleh sistem hukum yang kuat, sehingga Aceh bisa memasuki sektor pariwisata sebagai andalan baru dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.           Tahun 2012, adanya momentum politik baru ”pilkada” maka stabilitas politik akan sangat dipengaruhi oleh stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, penting sekali rencana pembangunan lima tahun (2012-2017) dicanangkan sebagai keberlanjutan produksi palawija, perkebunan dan perikanan. Produksinya dapat di olah menjadi bahan makanan yang bisa dikonsumsi masyarakat global.
Citra Aceh
          Negeri Aceh yang kaya raya ini jangan dikemas dengan kekayaan tambang dan kebanggaan masa lalu semata, tetapi kemasan yang strategis untuk kita jual adalah pengembangan potensi pertanian dan perikanan. Kedua sektor ini dapat menjadi isu menarik di tingkat global saat ini. Hal ini disebabkan global membutuhkan sumber daya alam yang betul-betul dapat mempengaruhi ketahanan lingkungan.
          Pemerintah Aceh melalui konsep Aceh Green memiliki kesempatan yang sangat besar dalam mempengaruhi kebijakan Internasional. Ke depan, Gubernur Aceh perlu memastikan bahwa semua kabinetnya memahami konsep tersebut, bukan hanya menanami sawit semata, tetapi lebih jauh bahwa konsep yang dikembangkan oleh Gubernur tersebut dapat mendorong perbaikan sistem birokrasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik.           Selanjutnya mempengaruhi anggaran pembangunan yang memiliki dampak pada pengembangan kedua sektor ; pertanian dan perikanan. Kemampuan semua komponen pemerintah dan masyarakat perlu dibangun (social capital) menuju penciptaan citra positif pembangunan Aceh melalui produksi dan pengolahan berbagai potensi pertanian dan nelayan, sehingga kebutuhan global memiliki jaminan bahwa pasokan produk dari Aceh dapat menjawab kebutuhan hidup masyarakatnya.